Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Para Guru Terkendala Masalah Jaringan dan Gadget Untuk Belajar Daring Akibat Covid-19, Guru Terpaksa Berkunjung Kerumah

Para Guru Terkendala Masalah Jaringan dan Gadget Untuk Belajar Daring Akibat Covid-19, Guru Terpaksa Berkunjung Kerumah
Illustrasi Guru Berkunjung Kerumah
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sangat berdampak pada perekonomian, sosial serta pendidikan. Akibat wabah ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dilakukan dengan metode Dalam Jaringan (Daring). Hal ini sesuai Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020, guna pencegahan penyebaran Covid-19.
Namun metode ini ternyata tidak bisa diterapkan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel). Pasalnya, tidak semua murid mempunyai Gudget. Ketika dikonfirmasi Manado Post, Guru Wali Kelas II A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Bolsel Yulfita Hasan S.Pd mengatakan, metode Daring tidak bisa dilaksanakan.

“Metode daring tak bisa dikerjakan oleh siswa-siswi, selain jaringan faktor utamanya murid tidak mempunyai Gudget,” beber Dian sapaan akrabnya.

Menurut dia, untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab, maka guru-guru harus berkunjung ke rumah masing-masing murid.

“Coba dibayangin, satu kelas terdapat 20 siswa, dan rumah mereka (siswa) berjauhan, sehingga memakan waktu yang lama untuk menyelesaikan mata pelajaran,” keluhnya.

Menurut dia, metode ini tidak baik untuk diterapkan. Karena tidak efektif dan efisien, apalagi ini musim penghujan. “Kami wajib berkunjung ke rumah semua siswa per harinya,” ungkapnya.

Dia berharap semoga wabah ini bisa berakhir dan keadaan kembali normal.

“Mudah-mudahan angka penyebaran Covid-19 ini segera menurun,” tukasnya.

Sumber : fajar.co.id

Post a Comment for "Para Guru Terkendala Masalah Jaringan dan Gadget Untuk Belajar Daring Akibat Covid-19, Guru Terpaksa Berkunjung Kerumah"

Berlangganan via Email