Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Seluruh Massa Aksi Tolak RUU HIP Shalat Di Depan Gedung DPR Dengan Saf Rapat

Seluruh Massa Aksi Tolak RUU HIP Shalat Di Depan Gedung DPR Dengan Saf Rapat
Massa pengunjuk rasa tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menggelar salat zuhur di depan gerbang area Kompleks MPR/DPR, Rabu (24/6).

Berdasarkan pantauan, barisan atau saf antar jemaah berjarak kurang dari satu meter, tak sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun sejumlah ormas yang tercatat masuk dalam aliansi tersebut antara lain, Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).Mereka menggelar shalat dengan menggunakan alas dari terpal, sorban, hingga spanduk dipimpin oleh imam salat yang berada di atas mobil komando aksi. Aksi unjuk rasa menolak RUU HIP digelar sekitar pukul 13.00 Wib sampai dengan selesai di depan area kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI).

Seluruh Massa Aksi Tolak RUU HIP Shalat Di Depan Gedung DPR Dengan Saf RapatMassa aksi tolak RUU HIP tak menerapkan social distancing beberapa jam sebelum aksi dimulai di depan gedung DPR, Rabu (24/6).

Dalam aksinya, mereka menolak konsep Trisila dan Ekasila dalam RUU HIP yang prosesnya kini masih dibahas di DPR.

Namun demikian, mayoritas fraksi di DPR dikabarkan menolak pembahasan RUU HIP menyusul berembusnya isu kebangkita nkomunisme dalam RUU tersebut. Fraksi PDIP sebagai pengusul RUU juga mendukung langkah pemerintah untuk menunda pembahasan RUU HIP.

Pengalihan Lalin Situasional
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya mengupayakan agar tidak ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demo RUU HIP di depan Gedung DPR, Senayan.

"Kalaupun jalur tertutup oleh massa, kita berupaya agar jalur busway tetap bisa dilewati," ucap Sambodo.Sambodo menuturkan jika ruas jalan mesti ditutup karena jumlah massa yang bertambah, pihaknya mengupayakan agar jalur Transjakarta tetap bisa diakses.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardji mengatakan rekayasa lalu lintas di depan Gedung DPR dilakukan situasional.

"Kalau memang benar-benar padat kita alihkan. Sekarang jalur seperti biasa termasuk busway maupun tol," kata di saat ditemui di depan Gedung DPR.

Ia mengatakan jika lalu lintas padat, rekayasa akan dilakukan dengan mengalihkan kendaraan dari Jalan Gatot Subroto yang hendak menuju Slipi diarahkan ke Jalan Gerbang Pemuda. Pengendara tidak bisa langsung menuju arah Slipi dengan melintasi depan Gedung DPR/MPR.

Saat ini lalu lintas di depan Gedung DPR terpantau ramai lancar. Massa peserta demo terlihat belum tumpah hingga memadati jalanan."Untuk sementara penyampaian pendapat kalau dia 500-700 (orang), paling dia ambil satu jalur, kita jalur arteri dan busway tetap jalankan," ucap dia.

Post a Comment for "Seluruh Massa Aksi Tolak RUU HIP Shalat Di Depan Gedung DPR Dengan Saf Rapat"

Berlangganan via Email