Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sidang Praperadilan Ruslan Buton Ditunda Karena Polri Tak Datang

Sidang perdana praperadilan Ruslan Buton yang digelar di PN Jakarta Selatan hari ini ditunda. Sidang ditunda karena pihak termohon dari Polri tidak datang memenuhi panggilan majelis hakim.
Sidang Praperadilan Ruslan Buton Ditunda Karena Polri Tak Datang
Pengacara Ruslan, Tonin Tachta
Sidang hari ini diagendakan membacakan permohonan pemohon yakni dari pihak Ruslan. Namun, karena pihak Polri tak hadir, sidang ditunda hingga Rabu (17/6).

"Sidang ditunda hingga Rabu minggu depan tanggal 17 Juni 2020," ujar hakim menutup sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2020).

Pengacara Ruslan, Tonin Tachta mengaku kecewa karena pihak Polri tidak memenuhi panggilan. Dia berharap Polri datang di persidangan selanjutnya.

"Praperadilan diketahui oleh Presiden, Kapolri, Dir Tindak Pidana Siber sudah tahu tuh sidang hari ini. Karena dipanggil juru sita pada Kamis tanggal 4 (Juni), dan tadi ada tanda terimanya. Artinya disuruh masyarakat menghargai hukum, ternyata mereka tidak menghargai hukum dengan tidak datang," kata Tonin usai persidangan.

Tonin berharap di persidangan selanjutnya pihak Polri bisa datang. Dia berharap Polri bisa menunjukan bukti-bukti sah penangkapan Ruslan yang selama ini dinilainya bertentangan dengan hukum.

"Kami harapkan tadi datang. Supaya kita buktikan bahwa Ruslan ini bukan tersangka seperti yang disangkakan, karena kalau dia jadi tersangka itu dia harus dipanggil dulu diperiksa dulu sebagai calon tersangka, nah itu alat bukti, alat buktinya ada dua hanya karena laporan orang, habis itu video ya masuk penjaralah semua orang, jadi nggak begitu," sambung Tonin.

Selain itu, Tonin mengatakan pihaknya saat ini juga sedang mengajukan surat ke Polri agar bisa menjenguk kliennya, Ruslan, yang saat ini ditahan di Bareskrim Polri. Dia mengaku sejak Ruslan ditangkap hingga kini dia hanya sekali bertemu Ruslan.

"Saya pengacara saya punya klien nggak pernah jumpa, nggak boleh jumpa sekarang, hanya satu kali jumpa. Makanya hari ini kami buat surat ke Kapolri kami protes terhadap terdakwa yang nggak boleh dibesuk, padahal kan KUHAP jelas menyatakan dia harus dibesuk dengan keluarganya pengacaranya," ungkap dia.

Untuk diketahui, Ruslan Buton ditangkap di kediamannya di Desa Wabula I, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, pada Kamis (28/5). Dia ditangkap oleh tim yang dipimpin oleh Dirkrimum Polda Sultra Kombes Aris Alfatar dan Tim Densus 88 Mabes Polri.

Ruslan ditangkap setelah ia membuat surat terbuka yang meminta Jokowi mundur. Ruslan sendiri merupakan seorang pecatan TNI.

Sumber : detik.com

Post a Comment for "Sidang Praperadilan Ruslan Buton Ditunda Karena Polri Tak Datang"

Berlangganan via Email