Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Kabar Soal Dana Sumbangan Pembelian Pesawat Untuk Ustadz Abdul Somad (UAS) Yang Sejak 2018 Lalu? Netizen Jadi Penasaran Berjama'ah

Bagaimana Kabar Soal Dana Sumbangan Pembelian Pesawat Untuk Ustadz Abdul Somad (UAS) Yang Sejak 2018 Lalu? Netizen Jadi Penasaran Berjama'ah

WadahInternet.com - Ustadz Abdul Somad (UAS) tengah ramai dipergunjingkan warganet di media sosial Twitter. Penggalangan dana yang di inisiasi masyarakat Aceh guna membeli sebuah pesawat untuk Ustadz Abdul Somad (UAS) sejak tahun 2018 lalu kembali diungkit dan dipertanyakan perkembangannya.

Kala itu dua tahun lalu donasi yang terkumpul sekitar Rp. 30 juta sejak digulirkan penggalangan. Tgk Faisal Ali, inisiator penggalangan donasi mengungkap alasannya melakukan penggalangan tersebut lantaran peduli dan mendukung penuh aktivitas Ustadz Abdul Somad (UAS).

Selama ini kegiatan Ustadz Abdul Somad (UAS) sering terganggu karena pesawat yang ditumpangi sering tertunda, sehingga jadwal ceramahnya sering meleset.

"Target kita bisa dapat beli pesawat. Kalau pesawat Irwandi itu tiga miliar, ini bisa kita beli lima miliar. Jenis dan spesifikasinya akan kita bicarakan dengan teman-teman yang ahli. Kita berharap masyarakat Aceh mendukung gagasan ini," papar Tgk Faisal di tahun 2018 yang silam.

Dua tahun berlalu, netizen pun penasaran berjamaah terkait kelanjutan pembelian pesawat untuk sang da'i kondang itu. Ada yang menyerukan semangat agar secepatnya urungan dana bisa terkumpul. Tak sedikit pula yang meledek, pasalnya sudah dua tahun berlalu, dana itu tak juga terkumpul untuk membeli pesawat.

"Semoga terhimpun meski kurangnya masih banyak bangat..!!" seru politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, Rabu (8/7/2020).

"Alhamdulillah… Buat beli pesawat sudah terkumpul Rp. 30 juta. Tinggal nambah dikit lagi. Kalau gak ada yang nambahin, masih bisa beli pesawat televisi…," sambut Eko Kuntadhi.

Post a Comment for "Bagaimana Kabar Soal Dana Sumbangan Pembelian Pesawat Untuk Ustadz Abdul Somad (UAS) Yang Sejak 2018 Lalu? Netizen Jadi Penasaran Berjama'ah"

Berlangganan via Email