Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

VIDEO Bang Haji Rhoma Irama Serang Balik Bupati Bogor Ade Yasin, Rhoma : 'Bupati Sejauh Mana Pertanggungjawabannya? Acara Ini Ada Izin Kok'

VIDEO Bang Haji Rhoma Irama Serang Balik Bupati Bogor Ade Yasin, Rhoma : 'Bupati Sejauh Mana Pertanggungjawabannya? Acara Ini Ada Izin Kok'
 Rhoma Irama dan Bupati Bogor Ade yasin (Kolase)
WadahInternet.comPolemik antara Raja Dangdut Rhoma Irama yang tak mengindahkan aturan PSBB Bogor rupanya berbuntut panjang.

Kini Rhoma Irama balik menyerang Bupati Bogor Ade Yasin terkait aksi menyanyi di atas panggung saat acara Khitanan.


Sebelumnya Bupati Bogor, Ade Yasin menyayangkan artis Raja Dangdut Rhoma Irama tetap menyanyi di atas panggung di Desa Cibunan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (28/6/2020).

Hal itu, menurut Ade Yasin, si Raja Dangdut telah melanggar janjinya sendiri.

Ade Yasin pun berencana akan memproses kasus tersebut sesuai aturan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) proporsional yang sedang berlaku sampai 2 Juli 2020.

Jika terbukti, Rhoma Irama maupun warga Bogor yang mengundangnya akan diproses hukum sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No 35 Tahun 2020.

"Kita Gugus Tugas akan menindaklanjuti berupa teguran dan memanggil, jadi kalau memang melanggar aturan PSBB, kita akan proses secara benar sesuai aturan," kata Ade Yasin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rhoma Irama diketahui tetap hadir ke acara Khitanan putra Abah Surya Atmaja, salah satu tokoh di desa tersebut.

Bahkan Rhoma Irama diketahui sempat menyanyi beberapa lagu dan memberi tausiyah kepada warga di acara Khitanan tersebut.

Sebelumnya, Rhoma Irama telah berkomitmen dengan Pemkab Bogor untuk membatalkan konser di acara tersebut.

"Tetapi pada hari H mereka tetap tampil.

Kita sebetulnya marah, kecewa juga, kenapa mereka melanggar komitmennya sendiri dan semalam kita sudah pantau untuk berusaha menghentikan dan akhirnya berhenti pukul 23.00 WIB," kata Ade.

Ade Yasin menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui acara tersebut akhirnya berlangsung pada Minggu sore.

Akibatnya, tim gabungan Gugus Tugas tidak sempat dikerahkan ke lokasi, lantaran sejak awal Pemkab Bogor sudah percaya dengan komitmen yang dibuat.

"Jadi ini masalah komitmen yang dilanggar saja sebetulnya.

Namanya juga tokoh, ya yang bicara tidak akan melaksanakan, ya kita percaya saja karena yang ngomongnya siapa," ujar dia.

Rhoma Irama Balik Serang Ade Yasin


Kemunculan Rhoma Irama menyanyi di khitanan sempat membuat heboh.

Raja Dangdut itu mempertanyakan bagaimana tindakan Bupati Bogor setelah kejadian ramai-ramai di hajatan temannya itu.

"Mestinya pertanyaan ini (tanggung jawab) diberikan kepada ibu Bupati sejauh mana pertanggungjawaban ibu Bupati," kata Rhoma Irama dalam sebuah telekonfrensi, Senin (29/8/2020).

Rhoma Irama mengatakan jika pihaknya menjadi korban karena ada izin dari Bupati.

"Kami kan ini akhirnya korban atas semua yang diizinkan ibu Bupati. Kalau enggak ada izin, apa iya mungkin pak Surya (gelar acara), kalau pak Surya enggak ada izin dia bisa ditindak loh," ujar Rhoma Irama.

Rhoma Irama mengatakan seharusnya pemerintah daerah bisa membubarkan acara yang digelar temannya itu bila dinilai melanggar peraturan PSBB.

Sebab, sudah sejak malam sebelumya ada acara wayang golek dan paginya mulai acara musik dangdut.

"Saat itu harus bisa dibubarkan wayang goleknya, dan musiknya ini pagi-pagi usah ada musik malamnya wayang golek.

Kok enggak ada tindakan apa-apa," ucapnya.

"Apa ini yang ibu Bupati bilang serius menghadapi corona?," tambah Rhoma Irama.

Bupati Bogor Ade Yasin Panggil Pengundang Rhoma Irama

Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin mengaku akan memanggil penyelenggara acara sunatan yang menimbulkan keramaian di daerahnya.

Ade Yasin sudah sempat memberikan larangan kepada pemilik acara jauh sebelum acara sunatan tersebut digelar.

Namun pada hari pelaksanaannya justru ada pelanggaran PSBB yang terjadi, yakni berkumpulnya orang-orang di satu tempat tanpa memperhatikan jarak aman.

"Saya sebagai ketua gugus tugas di Kabupaten Bogor tentu bertanggung jawab.

Jadi saya akan berikan surat terhadap penyelanggara dalam hal ini adalah Surya," kata Ade Yasin dalam telekonfrensi bersama Metro TV, Senin (29/6/2020).

Ade Yasin menegaskan dalam surat tersebut melarang menampilkan konser musik dan hiburan jenis lainnya.

"Dan dalam surat itu dinyatakan dilarang menampilkan konser musik dan hiburan lainnya," lanjutnya.

Ade Yasin mengatakan bahwa surat larangan yang sebelumnya ia kirim kepada pemilik acara yakni Surya sudan direspon.

Ade Yasin Percaya Pada Penyelenggara Hajatan

Ia mengaku tak curiga bila pelanggaran seperti itu akan terjadi setelah ia memberikan surat peringatan beberapa hari sebelum acara.

"Itu sudah direspon bahwa tidak jadi tampil karena sedang masa PSBB dan masa pandemi.

Jadi alhamdulillah kami tenang," ujarnya.

"Dan setelah ada surat tadi kita tak berpikir ternyata ketika saya percaya dengan penyelenggara dan yang akan tampil kita tak curiga apapun," bebernya.

Bupati Kabupaten Bogor itu memastikan akan memanggil Surya untuk dimintai keterangan.

Dan dari keterangan Surya ia akan menentukan langkah berikutnya.

"Dan penyelenggara pasti kita akan panggil secara persuasif dulu. Kepada penyelenggara kenapa bisa terjadi begini," ucapnya.

"Kemudian selanjutnya apa yang kita lakukan nanti tergantung dari hasil dari kita memanggil pihak penyelenggara terkait," terang Rhoma Irama.

Hadirnya Rhoma Irama dalam sebuah acara sunatan di kawasan Kabupaten Bogor, membuat Ade Yasin geram.

Sebab, saat ini Kabupaten Bogor masih menjalani masa PSBB hingga 2 Juli.

Kedatangan Rhoma Irama di panggung sunatan dianggap mengundang keramaian, apalagi Raja Dangdut itu juga turut menyumbangkan suara di acara tersebut.


Sumber : tribunnews.com

Post a Comment for "VIDEO Bang Haji Rhoma Irama Serang Balik Bupati Bogor Ade Yasin, Rhoma : 'Bupati Sejauh Mana Pertanggungjawabannya? Acara Ini Ada Izin Kok'"

Berlangganan via Email